{"id":74,"date":"2018-02-22T04:33:45","date_gmt":"2018-02-22T04:33:45","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/?p=74"},"modified":"2018-02-22T04:43:15","modified_gmt":"2018-02-22T04:43:15","slug":"langkah-langkah-rational-decision-making-studi-kasus","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/langkah-langkah-rational-decision-making-studi-kasus\/","title":{"rendered":"Langkah-langkah Rational Decision Making (Studi Kasus)"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\"><em>Rational Decision Making<\/em> (RDM) adalah teori pengambilan keputusan secara rasional dan merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh kita sebagai pemimpin sebuah organisasi atau perusahaan.<!--more--><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-75 size-full\" src=\"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/xrational-decision-making-style-word-cloud-created-by-wordle-net-png-pagespeed-ic-cizruni0hq.jpg\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"246\" srcset=\"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/xrational-decision-making-style-word-cloud-created-by-wordle-net-png-pagespeed-ic-cizruni0hq.jpg 500w, http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2018\/02\/xrational-decision-making-style-word-cloud-created-by-wordle-net-png-pagespeed-ic-cizruni0hq-300x148.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Secara spesifik, teori ini dibutuhkan disaat seseorang manager dikala dihadapkan pada suatu masalah dan keputusan yang diambil akan sangat berpengaruh terhadap bisnis perusahaan. Berikut penjelasan mengenai langkah-langkah dalam proses <em>rational decision making<\/em><\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\">\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\"><strong>Definisi Masalah<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Definisi masalah sebagai langkah pertama adalah identifikasi permasalahan apa yang sedang terjadi dan merumuskan ruang lingkup permasalah yang sedang terjadi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Sebagai contoh kasus kali ini adalah penurunan kinerja karyawan didivisi keuangan pada PT. Samarasa, sebagaimana diketahui bahwa PT.Samarasa memiliki 3 divisi dalam struktur organisasinya yaitu divisi sumber daya manusia, pemasaran, dan keuangan.<strong>\u00a0<\/strong><\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"2\">\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\"><strong>Identifikasi Kriteria Keputusan<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Dalam proses identifikasi kriteria keputusan ini yang dimaksud adalah manajer harus mengetahui faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Manajer PT. Samarasa sudah pernah mengalami permasalahan seperti ini sebelumnya didivisi pemasaran, sehingga dengan menganalisis perilaku dan kecenderungan pada seluruh staf pada divisi keuangan manajer mengidentifikasi berbagai kriteria yang mempengaruhi kinerja staf divisi keuangan sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Kompensasi meliputi gaji dan bonus yang diberikan PT. Samarasa<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Lingkungan Kerja merupakan suasana dan kondisi kerja yang ada pada PT. Samarasa khususnya divisi keuangan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Kedisiplinan yang merupakan tingkat kepatuhan karyawana terhadap peraturan-perturan yang berlaku pada PT.Samarasa<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Kepemimpinan adalah bagaimana manajer divisi keuangan maupun manajer tertinggi PT. Samarasa mempengaruhi dan memberikan contoh kepada staf divisi keuangan<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Sistem Akuntansi\/ Keuangan merupakan proses yang terdiri dari komponen kerja yang berkaitan dengan kauangan pada PT.Samarasa<strong>\u00a0<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"3\">\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\"><strong>Alokasi Bobot Pada Kriteria<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Tahap alokasi bobot, kriteria diurutkan berdasarkan prioritasnya dan diberi nilai sesuai dengan pengaruh kriteria tersebut terhadap masalah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Berdasarkan analisis manajer dari berbagai kriteria keputusan yang menjadi faktor mempengaruhi kinerja karyawan divisi keuangan PT. Samarasa adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Sistem Akuntasi\/ Keuangan dimana para karyawan divisi keuangan merasa program atau sistem informasi akuntansi pada PT. Samarasa masih manual (belum menggunakan program komputerisasi) sehingga proses kerja yang mereka lakukan semakin sulit dan lama, karena terjadi beberapa peningkatan dan perubahan proses produksi dari PT. Samarasa. Yaitu penambahan varian produk, peningkatan permintaan produk, penambahan tenaga kerja. 3 hal ini membuat proses keuangan atau akuntasi pada PT. Samarasa menjadi lebih panjang dan rumit.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Lingkungan kerja, staf divisi keuangan mengeluhkan kondusifitas kerja pada ruangan divisi keuangan. Penggunaan kipas pada ruangan membuat suhu udara pada ruangan tidak merata, beberapa staf divisi keuangan konflik dengan rekan kerjanya.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Kompensasi berbeda dengan divisi pemasaran, para staf divisi keuangan merasakan kompensasi yang tidak setimpal karena pada divisi pemasaran selain menerima gaji dan tunjangan juga terdapat bonus untuk kriteria pencapaian tertentu sementara divisi keuangan hanya menerima gaji, dan tunjangan saja.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Kepemimpinan, pada divisi keuangan sebetulnya baru saja terjadi perubahan manajer kuangan, karena manajer keuangan sebelumnya resign sehingga staf divisi keuangan merasa harus beradaptasi kembali dengan pola kepemimpinan manajer baru.<strong>\u00a0<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"4\">\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\"><strong>Kembangkan Alternatif<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Tahap ini adalah tahap menentukan berbagai alternatif untuk mengatasi masalah lalu kita kembangkan berbagai opsi setelah kita melihat daftar list situasi tadi dengan merujuk ke masing-masing objek fakta.\u00a0Harus diperhatikan bahwa opsi-opsi ini adalah opsi yang sifatnya efektif, efisien, dan tidak merugikan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Dari berbagai alokasi bobot pada alternatif diatas manajer PT. Samarasa memutuskan dan menyimpulkan alternatif untuk mengatasi permasalah diatas dengan efektif dan efisien, diantaranya adalah:<\/span><\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Pembaharuan pada sistem informasi akuntansi PT. Samarasa, proses akuntansi\/keuangan PT.Samarasa yang sebelumnya manual, akan dikembangkan menjadi sistem informasi akuntansi yang terkomputerisasi sehingga bisa mempermudah kerja dan menghemat waktu.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Lingkungan kerja divisi keuangan memang sudah saatnya untuk direvitalisasi, suhu udara yang tidak merata membuat suasana yang tidak kondusif untuk bekerja maka dalam hal ini manajer PT. Samarasa akan melakukan pemasangan AC pada ruang divisi keuangan, selain itu manajer keuangan diminta untuk mendamaikan para staf divisi keuangan yang sedang berkonflik demi menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan bersahaja.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Kompensasi, merupakan hal yang tidak dapat dilupakan dengan beban kerja yang besar dan pekerjaan yang strategis maka manajer PT. Samarasa melakukan peningkatan tunjangan bagi staf divisi keuangan yakni dengan menambahkan tunjangan kerja khusus divisi keuangan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Dan terakhir alternatif yang bisa dikembangkan adalah memberikan arahan dan bimbingan kepada manajer keuangan baru untuk menerapkan budaya demokratis dan bersahabat kepada staf divisi keuangan.<strong>\u00a0<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"5\">\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\"><strong>Evaluasi Alternatif<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Tahap evaluasi alternatif adalah manajer harus mengevaluasi seberapa efektif keputusan tersebut diambil. \u00a0kita diharuskan untuk lebih fokus pada opsi yang telah dikembangkan. Kita harus mempertimbangkan 3 hal antara lain: feasibility, acceptability and desirability (kelayakan, penerimaan dan keinginan)<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Dari pengembangan alternatif solusi yang telah ditentukan manajer PT. Samarasa maka, manajer PT. Samarasa melakukan evaluasi terhadap keempat alternatif yang telah ditentukan yakni, pembaharuan sistem informasi akuntansi, revitalisasi ruang kerja divisi keuangan, penambahan tunjangan kerja, dan terakhir bimbingan dan arahan kepada manajer keuangan. Keempat opsi ini telah ditinjau efektifitasnya oleh manajer PT. Samarasa.<strong>\u00a0<\/strong><\/span><\/p>\n<ol style=\"text-align: justify\" start=\"6\">\n<li><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\"><strong>Pilih Alternatif Terbaik<\/strong><\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Setelah melalui berbagai proses dan pemikiran, tiba saatnya untuk kita memilih keputusan. Keputusan ini pasti mempunyai resiko-resiko ke depannya. Untuk mencegah atau pun mengatasi resiko tersebut, kita harus mengingat opsi-opsi yang telah kita pikirkan tadi. Karena opsi-opsi tersebut adalah standar kita dalam melakukan keputusan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Berdasarkan analisa risiko dari keempat alternatif tadi manajer PT. Samarasa menimbang bahwa ada 2 alternatif yang tidak layak untuk diterapkan yakni penambahan tunjangan kerja dan pemberian bimbingan dan arahan terhadap manajer keuangan kedua opsi ini dianggap memiliki risiko besar jika diterapkan karena akan berdampak pada divisi lainnya dan konflik antara manajer divisi pada PT. Samarasa, sehingga manajer PT.Samarasa memutuskan untuk hanya menerapkan dua alternatif solusi dalam mengatasi permasalah penurunan kinerja karyawan divisi keuangan yakin solusi untuk melakukan pembaharuan terhadap sistem informasi akuntansi yang diterapkan pada divisi keuangan dan juga merevitalisasi ruang kerja divisi keuangan agar menjadi lebih nyaman dan rapi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000;font-family: tahoma, arial, helvetica, sans-serif\">Kedua opsi ini dipandang akan mampu mempengaruhi secara signifikan peningkatan kinerja karyawan divisi keuangan pada PT.Samarasa yang sebelumnya telah menjadi permasalahan bagi manajer PT. Samarasa.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rational Decision Making (RDM) adalah teori pengambilan keputusan secara rasional dan merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh kita sebagai pemimpin sebuah organisasi atau perusahaan.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74"}],"collection":[{"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=74"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":76,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/74\/revisions\/76"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=74"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=74"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/bora\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=74"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}