{"id":65,"date":"2018-03-09T10:01:29","date_gmt":"2018-03-09T10:01:29","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/?p=65"},"modified":"2018-03-09T10:01:29","modified_gmt":"2018-03-09T10:01:29","slug":"sisi-lain-sungai-musi","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/2018\/03\/09\/sisi-lain-sungai-musi\/","title":{"rendered":"Sisi Lain Sungai Musi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: left\"><span style=\"font-family: georgia, palatino, serif;color: #000000\">Sungai Musi Merupakan salah satu \u201cicon\u201d kota palembang. Tidaklah sah rasanya jika tidak berfoto atau paling tidak melihat seperti apa sungai musi ataupun Jembatan Ampera, karena Daerah tersebut memang merupakan salah satu titik keramaian di kota Palembang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"color: #000000\">Kami mencoba melihat sisi lain dari Sungai Musi, yaitu ingin mengetahui keberadaan mahluk lain di perairan sungai Musi yang tak tampak oleh mata (Wow&#8230; mahluk apakah itu?). \u201c Sebut saja \u201c<em>E.coli<\/em>\u201d. Sebenarnya jika menyebut namanya,\u00a0 pastilah sudah tahu. Tapi, apalah arti sebuah nama jika hanya sekedar tahu nama tanpa mengetahui &#8220;lebih&#8221; dari\u00a0\u201c<em>E.coli<\/em>\u201d . Maka kami bersama dengan TIM dan dibantu oleh beberapa mahasiswa mencoba menelusuri sungai Musi. Pencarian dimulai dari hulu sampai ke hilir sungai musi dengan menggunakan \u201c<em>Speed Boat<\/em>\u201d.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: left\"><span style=\"color: #000000\">Dan ternyata dari hulu sampai ke hilir Sungai Musi ada pola sebaran tersendiri yang ditunjukkan oleh \u201c<em>E.coli<\/em>\u201d.\u00a0 Sebaran\u00a0\u201c<em>E.coli<\/em>\u201d di hulu Sungai Musi lebih rendah dibandingkan bagian hilir Sungai. Mekanisme menemukan pola sebarannya sudah dirangkum pada poster di bawah ini:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\" wp-image-66 aligncenter\" src=\"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/03\/Poster-PDP-Marlina-Ummas-Genisa-50-225x300.jpg\" alt=\"\" width=\"317\" height=\"422\" srcset=\"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/03\/Poster-PDP-Marlina-Ummas-Genisa-50-225x300.jpg 225w, http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/03\/Poster-PDP-Marlina-Ummas-Genisa-50-768x1024.jpg 768w, http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/03\/Poster-PDP-Marlina-Ummas-Genisa-50-800x1067.jpg 800w, http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-content\/uploads\/sites\/6\/2018\/03\/Poster-PDP-Marlina-Ummas-Genisa-50.jpg 977w\" sizes=\"(max-width: 317px) 100vw, 317px\" \/><\/p>\n<p><strong>Semoga ini menjadi awal untuk dapat lebih mengkaji lagi sisi lain dari Sungai Musi.<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sungai Musi Merupakan salah satu \u201cicon\u201d kota palembang. Tidaklah sah rasanya jika tidak berfoto atau paling tidak melihat seperti apa sungai musi ataupun Jembatan Ampera, karena Daerah tersebut memang merupakan salah satu titik keramaian di kota Palembang. Kami mencoba melihat sisi lain dari Sungai Musi, yaitu ingin mengetahui keberadaan mahluk lain di perairan sungai Musi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65"}],"collection":[{"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=65"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":67,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/65\/revisions\/67"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=65"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=65"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/blog.um-palembang.ac.id\/marlina\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=65"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}